|
Jahe Merah adalah
VIAGRA ALAMI, MURAH BERMANFAAT
________________________________________
Saat
viagra pertama kali diperkenalkan di Indonesia, banyak orang
tertarik untuk mencobanya, khususnya kaum lelaki. Berapa
pun harga yang mesti dibayar untuk obat ini tidak jadi masalah,
yang penting kehidupan seksual mereka dapat berlangsung
lebih baik. Mereka bahkan mengabaikan sejumlah informasi
tentang efek samping viagra.
Padahal, kekayaan hayati Indonesia menyodorkan alternatif
penyembuh gangguan seksual tanpa harus melibatkan unsur
kimiawi, yakni jahe merah. Orang Jawa menyebutnya jahe sunti,
sementara masyarakat Aceh menamainya halia barah.
Tanpa proses kimiawi, tanaman ini sendiri sudah kaya dengan
kandungan kimia, antara lain gingerol dan minyak terbang,
limonene, 1,8 cineole, l0 dehydrogingerdione, 6-gingerdione,
arginine, alpha linolenic acid, aspartic, betha-sitosterol,
caprylic acid, capsaicin, chlorogenic acid, farnesal, farnesene,
dan farnesol.
Unsur 1, 8 cineole mengatasi ejakulasi prematur, sementara
anestetik antikholinesterase mampu merangsang aktivitas
saraf pusat dan merangsang ereksi.
Selain merangsang ereksi dan mengatasi ejakulasi prematur,
tanaman yang memiliki sifat pedas ini mampu merangsang selaput
lendir perut besar dan usus dan mengurangi rasa sakit. Ia
juga bisa mengobati influenza, merangsang keluarnya air
susu ibu, mendorong produksi getah bening, menjaga kekebalan
tubuh, mencegah kemandulan dan memperkuat daya tahan sperma.
Unsur farnesal yang terkandung dalam tanaman ini juga mampu
mencegah proses penuaan karena merangsang regenerasi sel
kulit.
Akar
Bagian tanaman yang memiliki khasiat penyembuh untuk berbagai
penyakit di atas adalah rimpang atau akar. Jika Anda tertarik
dengan terapi alam ini, sebaiknya Anda membudidayakan sendiri
tanaman jahe merah. Caranya gampang, Anda hanya perlu memperbanyaknya
melalui penanaman akarnya. Namun, akar tanaman ini tidak
bisa diambil dalam hitungan minggu sesudah penanaman, tapi
Anda mesti menunggunya sekitar enam bulan.
Jangan berpikir hal rumit saat membudidayakan jahe merah.
Karena pemeliharaan tanaman ini tergolong gampang. Seperti
tanaman lain, Anda hanya perlu melakukan penyiraman dan
pemupukan teratur terhadap tanaman ini. Karena jahe merah
membutuhkan kelembapan tanah yang cukup.
Untuk mengobati batuk kering yang tak kunjung sembuh, Anda
hanya perlu mengunyah jahe ini dan menelan airnya. Sementara
untuk luka lecet, dapat disembuhkan dengan cara menempelkan
tumbukan jahe ke luka tersebut. Hal sama bisa dilakukan
untuk jenis luka terkena tikaman, luka terkena duri dan
gatal-gatal. Khusus untuk luka bekas gigitan ular, tumbukan
jahe tersebut perlu dibubuhi garam sedikit dan selanjutnya
diletakkan di luka tersebut.
Sementara untuk mendapatkan efek bugar atau obat kuat bisa
diperoleh dengan cara meminum air rebusan jahe. Sedangkan
untuk menambah gairah seksual, Anda dapat mencampur jahe
dengan lengkuas, mengkudu, lada, telur ayam kampung dan
garam dapur. Menurut informasi yang dilansir dari mahkotadewa.com,
pembuatan ramuan dilakukan dengan cara menumbuk halus lengkuas,
jahe dan lada. Kemudian air buah mengkudu ditambahkan beserta
air rebusan. Setelah itu, campuran ini disaring hingga menjadi
satu gelas air ramuan, bubuhi garam dan aduk rata. Air dalam
gelas ini selanjutnya dibagi menjadi dua bagian dan masing-masing
ditambah satu kuning telur ayam kampung, diaduk rata dan
siap dikonsumsi oleh suami dan istri yang memerlukannya.
Bisa juga ditambahkan satu sendok makan madu untuk masing-masing
ramuan itu.
Penyakit lain yang bisa disembuhkan dengan campuran jahe
merah adalah kolera. Seperti halnya ramuan untuk penambah
gairah seksual, ramuan untuk kolera perlu dicampur dengan
bahan lain. Selain jahe merah, ramuan untuk kolera perlu
ditambah bawang merah, akar lempuyang, biji kedawung, kulit
manis, cuka jawa, tawas, garam dapur, teh, gula halus, minyak
poko, dan kayu putih.
Caranya, bawang merah, akar lempuyang, biji kedawung, jahe
merah dan kulit manis direbus dengan 1,5 liter air hingga
air tersisa separuh. Kemudian dibubuhi cuka jawa, tawas,
garam dapur dan teh. Selanjutnya, air ramuan tersebut disaring
dan ditambah gula halus beserta minyak poko dan kayu putih.
Sebelum diminum, ramuan ini sebaiknya dikocok dulu.
|