Seputar
Vagina dan Virginitas
Masalah
yang Paling Mencemaskan bagi Wanita
Seputar
Vagina dan Virginitas
________________________________________
Seputar Vagina dan Virginitas
Masalah yang Paling Mencemaskan bagi Wanita
MASALAH
virginitas bagi kalangan tertentu dipandang sangat penting.
Bahkan tak sedikit pria yang kerap gonta-ganti pasangan
kencan serta tidak melewatkan hubungan intim sebagai salah
satu bagian dari aktivitas mereka, ternyata masih tetap
mengedepankan usur 'keperawanan' bagi calon isteri yang
segera dinikahinya.
Bagi
wanita tentu saja menjaga 'keperawanan' adalah pekerjaan
yang tak mudah. Tapi apa jadinya bila malam pertama dengan
sang suami ternyata dinilai tak istimewa. Misalnya saja
pada malam pertama, sang suami mudah sekali memasukkan penisnya.
Ia khawatir sang suami menilainya sudah tak perawan lagi.
Mudahnya memasukkan penis, dianggap karena vaginanya sudah
melebar. Padahal anggapan tersebut sama sekali tidak benar.
Kekhawatiran
wanita bertambah menjadi-jadi bila ternyata ia tak mengeluarkan
darah saat mereka berhubungan intim untuk pertama kalinya.
"Padahal saya kan masih perawan asli?" tanya si
wanita cemas. Kekhawatiran seperti ini kerap dirasakan pasangan
muda yang baru saja membina rumahtangga. Si isteri khawatir
kalau-kalau si suami memberi penilaian salah. Padahal semua
ini bisa saja terjadi pada siapa saja. Anda dan pasangan
pun tidak perlu khawatir karena masalah tersebut.
Perlu
diketahui, mudahnya penetrasi yang dilakukan pria bukan
berarti vagina si wanita terlalu lebar atau ukuran penis
yang kurang besar. Meskipun saatmelakukan hubugan intim
Anda berdua tidak mendahului dengan foreplay, namun mungkin
saja saat itu Anda berdua sama-sama rileks dalam menjalaninya
sehingga tidak ada masalah saat penetrasi berlangsung.
Wanita
juga bisa saja tak mengeluarkan darah meskipun baru pertama
kali berhubungan intim. Hal ini mungkin saja karena penetrasi
yang terjadi tak melukai himen atau selaput dara sehingga
secara teknis Anda mungkin tetap 'perawan'. Atau mungkin
saja selaput dara Anda memang sudah robek tanpa Anda sadari
ketika Anda melakukan suatu aktifitas berat.
Hal
lain yang juga patut diketahui oleh pasangan muda adalah
bila pria terangsang (ditandai dengan ereksi), dia akan
mengeluarkan seman, yang merupakan 'pemanasan' sebelum berejakulasi
dan mengeleuarkan sperma. Bila bentuk sperma berlendir dan
berbau menyengat, sarankan pasangan Anda untuk segera memeriksakan
diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin.
Bagi kaum vanita penyakit seputar vagina juga sangat rentan.
Untuk itu jika Anda pernah atau aktif melakukan hubungan
seksual, dianjurkan untuk memeriksakan diri ke ginekolog
secara berkala. Dengan demikian bisa diketahui secara awal,
penyakit menular seksual yang bersarang di saluran vagina.
Penyakit ini tergantung pada kondisi kebersihan seseorang.
Karenanya
selain dianjurkan untuk rajin menjaga kebersihan, cobalah
kenakan celana dalam dari kain katun dan menghindari penggunaan
dari nilon. Ada baiknya uga rajin menggunakan vagina douche
(pembersih vagina dengan cara memasukkan selang kecil kedalam
vagina). Perbanyak pula mengonsumsi air putih lebih dari
delapan gelas per hari.
Hati-hati
pula saat Anda membersihkan diri usai buang air besar. Karena
salah-salah kotoran yang tersisa secara tak segaja akan
masuk ke daerah saluran kemih dan vagina. Akibatnya tentu
saja akan terasa sakit.
Dianjurkan
pula bagi setiap pasangan untuk melakukan foreplay sehingga
lubrikasi (vagina membasahi dirinya ) dengan begitu Anda
tidak merasakan perih dan panas saat melakukan hubungan
intim karena sudah ada 'olie' pelicinnya. Namun bisa saja
rasa panas tersebut terjadi karena adanya indikasi infeksi
di sekitar vagina. Untuk lebih memastikan sebaiknya segera
memeriksakan diri ke dokter-ginekolog!
__________________
|